Sunday, January 14, 2018

Ingin membuat film? Belajar Script writing dulu!


Film Making via SAE Id

Dalam membuat sebuah film, baik itu film pendek maupun film pada  umumnya, membutuhkan keahlian dari berbagai macam profesi. Pekerjaanya yang tidak mudah dan dituntut bekerja secara sistematis agar tercipta film yang baik. Adapun cara membuat film yaitu dimulai dari langkah awal seperti  mencari ide sampai  pengambilan gambar dan editing. Berikut ini gari-garis besar cara membuat  film:


  1. Menyiapkan ide dan script yang baik
  2. Riset awal, seperti latar belakang atau tempat
  3. Membuat visualisasi berupa gambaran suatu adegan akan diambil
  4. Mempersiapakn kru dan pemain film
  5. Mempersiapkan perlengkapan dasar
  6. Pengambilan gambar dan proses editing


Salah satu yang menjadi point penting dalam membuat film adalah script writing atau penulisan naskah. Script writing adalah seseorang yang bertugas menulis skenario jalan cerita, plot, dan dialog sehingga menghasilkan suatu tayangan  yang layak ditonton dan memiliki pesan dari tayangan tersebut seperti film, drama, sineton, atau berupa iklan. 

Script writing merupakan profesi yang termasuk dalam industri kreatif.  Industri pertelevisian, periklanan ataupun perfilman membutuhkan sebuah tayangan untuk menawarkan sebuah cerita ataupun produk mereka yang pastinya selalu membutuhkan profesi script writing. Tanpa profesi ini, sebuah cerita dari film tidak mungkin tersampaikan atau terkesan mengada-ada.  Oleh karena itu, selagi industri kreatif di Indonesia berkembang pesat maka pasti seorang script writing akan selalu dibutuhkan.

Menjadi seorang yang ingin menjadi script writing haruslah mereka yang memiliki minat dalam menulis, setidaknya minat manjadi hal penting, disamping hal-hal berikut ini yang harus dimiliki:

1. Paham aturan penulisan pada umumnya.
Seperti syarat menulis pada umumnya, seorang penulis naskah haruslah mengerti kaidah penulisan yang baik dan mampu menyusun sebuah jalan cerita. Dalam naskah film juga mempunyai format khusus, oleh karena itu kalian harus paham aturan penulisannya.

2. Memiliki daya imajinasi dan kreatifitas yang tinggi
Imajinasi sangat dibutuhkan karena menulis berupa cerita maka bagaimana cerita itu berjalan, karakter tokohnya seperti apa dan latar belakangnya haruslah mampu dibayangkan. 

3.  Suka riset
Imajinasi dan kreatifitas seorang penulis naskah muncul karena kebiasanya yang suka mencari apa-apa yang lagi trend di masyarakat, sering menonton film, dan sering keluar mencari inspirasi sehingga menjadi referensinya dalam menulis cerita. 

4. Ketekunan yang tinggi

Kelihatan mudah namun pada prakteknya harus bekerja keras menghasilkan sebuah naskah, apalagi jika naskah film yang berdurasi panjang maka naskah atau script pasti akan panjang, prosesnya pun berhari-hari. Namun, hasil yang didapatkan akan besar pula karena gaji seorang penulis skenario (scipt) tidaklah sedikit, biasanya diupah cerita per episodenya atau satu judul naskah.

Jika kalian berminat dalam dunia sript writing, kalian bisa mengasah kemampuan kalian dengan belajar sendiri atau mengikuti program pendidikan script writing dalam jangka waktu singkat.  Salah satu institut yang menawarkan program ini adalah SAE Institute Jakarta
 
Belajar Film SAE Institute Jakarta
SAE Institute Jakarta menawarkan berbagai program di industri film, tidak hanya script writing, kursus singkat lainnya seperti short film production, cinematography, dan video editing, bahkan terdapat juga program diploma dan sarjana untuk kalian yang ingin mendapatkan gelar yang tinggi dan gelar tersebut divalidasi oleh Middlesex University London. 

Menjadi seorang yang mendalami script writing perlu juga memahami dasar-dasar tentang industri  perfilman, jadi tidak perlu khawatir untuk mengambil programnya. Kalian akan bisa membuat film yang baik nantinya setelah mengambil kursus ini. Sedangkan bagi kalian yang sudah berpengalaman tapi belum memiliki latar belakang pendidikan ini, kalian bisa mengambil program yang disediakan oleh SAE Institute Jakarta sehingga meningkatkan pengetahuan kalian dan meningkatkan karir kalian nantinya.


Selamat membuat film !

Meraup Untung Peluang Bisnis Musik dengan Program Bisnis Musik

Music via pixabay
Industri kreatif di Indonesia berkembang dengan sangat cepat karena semuanya serba digital (era digitalisasi) sehingga kreatifitas anak bangsa tumbuh tanpa batas dikemas semenarik dan modern. Salah satunya dalam industri musik. Musik selalu berkembang karena selera akan sering berubah disesuaikan perkembangan zaman, trend, dan kebutuhan. Banyak yang berkreasi dan berinovasi untuk menarik minat pendengar, sehingga bisa digunakan untuk meraup untung dari peluang bisnis musik.

Dalam berbisnis musik, tidak hanya keuntungan yang menjadi tujuan. Passion juga ikut  menjadi faktor penting dalam bisnis ini karena basic dari  bisnis musik adalah turut menambah pemahaman tentang musik itu sendiri, sehingga menjadi paket yang saling melengkapi. 

Berikut ini beberapa peluang bisnis musik yang bisa mendatangkan keuntungan:

1. Menjadi produser Musik
Memiliki pemahaman tentang musik dapat memberikan pengetahuan tentang bagaimana memproduksi suatu musik dengan manajemen yang baik. Produser musik bisa dibilang merupakan profesi yang sangat menguntungkan karena peranannya menghasilkan musik yang berkualitas dengan bekerja sama antara artis dan label rekaman sehingga jika musik tersebut menjadi trend dipasaran tidak menutup kemungkinan mendapatkan bonus yang besar pula. 

2. Membangun label rekaman
Mengelola suatu rekaman suara (misalnya untuk kepentingan penyanyi) serta menangani masalah penjualannya (promosi dan perlindungan hak cipta) dalam hal ini mendanai berbagai kepentingan mereka dapat memperoleh imbalan royalti dari hasil penjualan rekaman penyanyi tersebut. Kalian bisa bekerja sama dengan para penyanyi terkenal dan membuat kontrak sehingga kalian dapat menjadi terkenal dan diakui keberadaanya. Namun terlebih kalian harus paham dan berpengalaman dalam masalah ini. 

3. Membangun studio rekaman
Studio rekaman menjadi tempat yang sangat penting dalam industri musik. Mulai dari proses perekaman sampai pengolahan audio. Tidak hanya untuk para musisi profesional namun  tempat ini juga menjadi arena  para calon musisi baru untuk mengasah kemampuan mereka. Peluang bisnis ini sangat mengutungkan mengingat industri musik selalu berkembang.

4. Perencana event musik
Pengetahuan dalam musik dan manajemen yang baik bisa membantu kalian dalam meraup untung dengan cara membuat suatu acara musik yang mendatangkan musisi terkenal. Tidak hanya dari segi penjualan tiket musiknya saja yang menguntungkan namun bidang lain yang terkait seperti penjualan berbagai atribut/merchandise seperti pakaian dan berbagai aksesoris, royalti dari sponsor, endorsement komersial, dan lain-lain yang ikut mendatangkan keuntungan.

5. Pencipta lagu
Pekerjaan menulis tidak gampang apalagi jika yang ditulis itu adalah lirik lagu. Namun, keuntungan yang diperoleh dari menulis lirik lagu sangat besar karena tidak semua orang khusunya dikalangan penyanyi bisa menulis. Kalian bisa menawarkan kepada mereka karya tulisan kalian. Selain itu, kalian juga bisa menulis dalam sebuah website atau blog pribadi kalian sendiri segala hal seputar musik seperti musik hits, lirik lagu, teknologi seputar musik, ataupun berita yang happening dalam industri musik.

6. Guru musik
Jika kalian mempunyai kemampuan dalam memainkan berbagai instrumen musik dan paham teknik-teknik dalam bernyanyi, kalian bisa mencoba menjadi guru. Membimbing para calon musisi berbakat disamping keuntungan dari hasil mengajar, rasa bangga karena ikut mengantarkan calon bintang ke panggung hiburan juga turut hadir dalam diri kalian.

7. Musisi
Menjadi aktor utama dalam sebuah panggung hiburan merupakan sebuah peluang yang sangat menjanjikan, kesempatan menjadi terkenal dan dibanjiri dengan jadwal show yang padat membuat kalian akan mendapatkan keuntungan besar. Kalian perlu mengasah kemampuan kalian dalam bidang musik baik secara self learning ataupun mengikuti kursus musik. 

Masih banyak lagi keuntungan yang bisa kalian dapatkan dalam bisnis musik ini. Beberapa peluang bisnis di atas  dapat diperoleh jika kalian memiliki minat yang tinggi terhadap musik dan bersedia belajar dengan sungguh-sungguh. 

Tidak pelu bingung mencari sekolah yang menawarkan bisnis musik tersebut, saat ini terdapat sekolah khusus yang menawarkan program-program bisnis musik tanpa harus terjun langsung sebagai pemain. SAE Institute, sekolah bisnis musik Jakarta menawarkan program bisnis musik ini.
SAE Institute Jakarta mengajarkan kalian keterampilan yang diperlukan untuk mengelola karier para seniman, dalam hal ini pemasaran, promosi, distribusi, penerbitan, perencanaan sesi studio, acara langsung (live) dan semua langkah hingga mencapai puncak karier mereka. Semua program yang disediakan SAE Institute dirancang dalam paket pendidikan yang unik, dengan skenario bisnis kehidupan nyata, kurikulum terbaru dan memiliki dosen yang berpengalaman. SAE Institute memiliki banyak kampus tersebar di 28 negara, gelar yang diperoleh divalidasi oleh Middlesex University London. 

Jadi, kalian bisa meraup untung peluang bisnis musik dengan program bisnis musik  dengan memulai melangkahkan kaki kalian ke SAE Institute Jakarta.

Sunday, January 7, 2018

Karma Selalu Ada: Menjaga hubungan baik dengan sesama



Pernah dengar kalimat “hidup ini seperti roda, kadang kita berada di atas  namun suatu saat akan jatuh”? Orang yang berjuang mati-matian pada akhirnya bisa mencapainya. Jatuh, lalu bangkit kemudian jatuh lagi lalu bangkit lagi, itulah roda kehidupan. 

Hidup itu harus banyak melakukan berbagai kebaikan, melaksanakan perintah tuhan, dan menjaga hubungan baik sesama manusia. Mau saat senang atau susah, berada di bawah ataupun di atas, kita perlu menjaga lisan, perbuatan, agar jangan sampai menyakiti orang lain. Kenapa? Kembali lagi dengan roda kehidupan. Mungkin saat kita berada di atas, pernah menyakiti orang lain yang derajatnya bisa dibilang dibawah kita dan bisa jadi suatu saat mereka ada di atas kita, mereka sukses dan mungkin membalas perbuatan yang pernah kita lakukan kepadanya. Kita jatuh, sakit hati lalu menyadari karma itu benar-benar ada dan itu banyak terjadi sekarang. It’s real !!!

Baca juga: wajahmu mencerminkan isi hatimu

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga hubungan baik dengan sesama.

Intropeksi diri

Sederhananya seperti ini, saat ada seseorang yang perbuatanya menyakiti perasaanmu, kamu  harus benar-benar intropeksi diri. “Mungkin dulu saya pernah melakukan hal seperti itu” “ternyata begini ya rasanya berada diposisi seperti itu”. Walaupun kamu tidak menyadarinya dan merasa tidak pernah melakukan hal tersebut, kamu tetap sabar dan berjanji untuk tidak pernah melakukan hal yang sama menimpamu terjadi juga kepada orang lain. Berdoalah agar terhindar dari perbuatan yang dapat menyakiti orang lain. 

Tuhan punya banyak cara agar kita bijak dalam bersikap, ataupun ingin merasakan bagaimana rasa sakit itu. Jika kamu ingat dan benar-benar pernah melakukan suatu hal yang menyakiti mereka, kamu harus bertobat dan meminta maaf kepada orang yang kamu sakiti itu serta berjanji untuk tidak melakukan hal yang sama pula.

Rendah hati

Satu hal yang perlu dimiliki dalam menjaga hubungan baik dengan orang lain dan menghindari yang namanya “karma” yaitu sifat rendah hati. Mungkin ini yang sulit diterapkan dalam kehidupan, padahal sumber dari kesombongan itu adalah sifat selalu merasa lebih akan sesuatu dan menolak merendah walaupun cuma sedikit. Memang sih manusia itu sifatnya yang tidak pernah puas dan selalu menginginkan banyak hal namun untuk menjadi manusia berkualitas sangat perlu memiliki sifat ini. 

Luruskan niat

Saat ini banyak manusia yang berlomba-lomba mengejar jabatan atau kedudukan, yang tujuanya agar menjadi orang terpandang dan dihormati, ujung-ujungnya mendekati sifat sombong. Akibat tujuan buruk itu, segala cara dapat dilakukan untuk mencapainya. Niatnya saja sudah buruk, ditambah caranya, ya sudah pasti banyak orang yang merasa hanya dimanfaatkan, dirugikan, ditindas, dan akhirnya hubungan dengan orang lain ikut hancur. Patut berhati-hati, karma selalu ada.

Luruskan niat terlebih dulu dalam menjalin suatu hubungan dengan orang lain. Selain menambah koneksi, kita juga bisa belajar dari pengalaman hidupnya, dan bisa juga sebagai orang yang tuhan pilihkan dalam mengatasi permasalahan hidup kita.

Banyak mendengar dan memahami

Ada sebuah kalimat tentang hal di atas, “kita mendengar untuk memahami, bukan untuk membalas”, maksudnya adalah saat kita mendengar lawan bicara kita dan memahaminya maka akan terjalin suatu pembicaraan yang sehat, namun jika mendengar hanya agar dapat membalas percakapan tersebut tanpa ada unsur memahami dengan baik maka akan timbul yang namanya komunikasi yang tidak sehat, masing-masing orang saling mendominasi percakapan, sifat egois, dan selalu merasa benar. Mungkin ini yang sering terjadi sekarang membuat orang sulit  mencapai titik kesepakatan. Bagaikan api lawan api, tidak akan ada yang menang. 

Cobalah untuk berdamai dengan diri masing-masing, jika sifat buruk ini selalu ada di dalam diri sudah pasti makin banyak orang yang membenci kita, yang tadinya kawan akan jadi lawan.  Hubungan dengan orang lain akan hancur. Menginginkan orang lain untuk memahami kita namun kita sendiri yang enggan memahami mereka. Ingat karma selalu ada.

Pembawaan diri

Seperti halnya sifat rendah hati, pembawaan diri bisa mencerminkan sifat keangkuhan kita loh. Berlebih-lebihan dalam menampakkan diri (lebay) baik lisan maupun bahasa tubuh kita dalam lingkungan masyarakat menjadi bumerang untuk kita sendiri, hasilnya cap sombong dari orang-orang. Beda karisma beda lebay ya. Intinya jangan terlalu berlebih-lebihan dalam segala hal, kecuali amal ibadah. 

Itulah beberapa hal dari opini penulis tentang menjaga hubungan baik dengan sesama. Semoga bermanfaat. Jangan lupa Share dan komentanya.


Sunday, November 19, 2017

Wajahmu Mencerminkan Isi Hatimu


Espresi manusia versi pixabay



Baca Juga: Hal-hal yang wajib dihindari oleh orang berjerawat 

                Teknik mencuci wajah yang baik dan benar
 
Mungkin ini  yang sering terjadi di lingkungan sekitar kita. Ada kalanya ekspresi wajah seseorang sangat mudah ditebak yang berhubungan dengan isi hatinya.  Wajah cemberut,  mungkin saja dia mengalami kekecewaan terhadap seseorang. Atau mungkin ekspresinya sudah begitu sejak lahir. Ah hanya bercanda. Wajah kasihan,  mungkin saja dia memerlukan bantuan seseorang baik materi ataupun sekedar teman untuk curhat atau dia berada dalam keadaan dilema. Wajah berseri-seri menandakan hatinya yang berada dalam keadaan bahagia tanpa konflik.

Lantas apa yang akan kita lakukan jika melihat seseorang menunjukkan ekspresi wajah yang mudah ditebak?.  Disini kita melihat berdasarkan sudut pandang diri pribadi dalam melihat hal tersebut. Jawabannya adalah,  jangan mudah tersinggung dan mudah memasukkanya ke dalam hati.

Terkadang saat kita memberikan nasihat kepada seseorang kemudian orang tersebut menunjukkan ekpresi cemberut seolah-olah dia tidak terima dengan nasihat orang tersebut.  Pernah ngalamin tidak? Pliss  jangan langsung menjudge dirinya itu sombong dan tidak mau menerima masukkan orang.  Pliss jangan dulu menganggap diri kita seperti malaikat yang selalu benar.

Tidak ada yang benar ataupun salah sebaiknya kita intropeksi diri masing-masing sebelum kita benar-benar saling bermusuhan satu sama lain akibat kesalahpahaman itu.
Dari pandangan si pemberi nasihat

1. Sebaiknya kamu berpikir dahulu apakah waktu dan tempat saat memberi nasihat sudah benar. Orang akan merasa sangat tidak nyaman jika ada orang lain yang memberikan nasihat kepadanya dikeramaian. Bisa jadi masalah tsb adalah masalah pribadi, kan tidak enak kalau banyak orang yang dengar masalah tsb. Ini sering terjadi disekitar kita.
Talking via wikipedia

2. Apakah kamu pernah berpikir bahwa dirimu selama ini terlalu berlebihan dalam memberinya masukkan?.  Seolah-olah anda tidak peduli dan tidak memberikanya sedikit privasi dalam mencari solusinya sendiri. Ada orang jika mempunyai masalah, dia akan berusaha sendiri terlebih dahulu untuk mencari solusi sehingga dia butuh privasi dan ketenangan. Jika cara itu gagal, saat itu dia akan mencari seseorang atau menemui anda untuk meminta pendapat. Niat yang baik sih tapi perlu intropeksi diri kita juga agar tidak seperti layaknya  orang over protective.
 
Talking too much via beliefnet.com
3.  Kamu  terlalu menjudge atau menyudutkan dia seperti masalah yang terjadi semua akibat perbuatanya. Kadang orang sangat butuh masukkan untuk memotivasinya, bukan kalimat menghakimi atau cara penyampaian yang kurang menghargai perasaanya. Jika memang semua itu salahnya, seharusnya sampaikanlah dengan cara yang baik seolah-olah kamu tidak berpihak pada siapapun.
Conversation via pixabay.com

Untuk kalian yang diberikan nasihat

1. Pliss jadilah cerdas dalam mengatur emosi.  Jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan pandanganmu dan itu menyinggungmu.  Diamlah dan jangan memotong pembicaraan ataupun langsung menunjukkan ekspresi tidak suka. Jika kalian melakukan ini, pantaslah kalau dia tersinggung dan balik marah kepadamu.  Responlah dengan baik jika dia telah selesai bicara. Berusahalah untuk membuat nada bicaramu normal walaupun kamu kesal. Cara terbaik adalah dengan mengatakan “baiklah, nanti saya pikirkan” sembari meninggalkan percakapan atau jika orang tsb melotot/memaksamu untuk melakukan apa yang dia perintahkan, jawablah “baik, nanti saya akan lakukan, tapi saya ingin memakai caraku, saya ingin berpikir dahulu dalam ketenangan”.
Jangan langsung tunjukkan ekspresi tidak suka ya via wp.com

2. Pliss jangan langsung menjudge orang itu. Tetaplah melakukan interaksi walaupun anda tidak menyukainya.  Paling tidak ada orang yang masih peduli kepadamu walaupun dia punya niat buruk atau terkesan men-underestimate. Bisa jadi sekarang dia musuhmu namun suatu saat kalian saling membutuhkan. Jangan hanya karena satu kesalahan menggugurkan kebaikan yang pernah dia lakukan kepadamu.
Positif thinking aja via 123rf.com

Perselisihan terjadi disebabkan ketidak tahuan kita terhadap perasaan orang lain. Terkadang kita terlalu egois, enggan untuk mengerti satu sama lain padahal itu adalah kunci komunikasi yang baik.

Cerdaslah dalam mengatur emosi, berusahalah agar tidak mudah berparasangka buruk sehingga cepat membuatmu tersinggung.  Jangan biarkan emosimu lepas karena masalah kecil dan berdampak retaknya hubunganmu dengan orang-orang disekitarmu. Jagalah dan kuatkan hatimu, sesungguhnya hatimu adalah cerminan jiwamu dan wajahmu mencerminkan isi hatimu.

 Baca juga: Sebuah kisah tentang arti perjuangan

                Mahasiswa sejati dan introvert